IHSG Pagi Merekah

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa pagi terlihat dibuka menghijau di tengah kesepakatan perdagangan baru antara Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko menggantikan NAFTA. Meski demikian, tetap perlu diwaspadai hadirnya efek negatif dari masih berlangsungnya perang dagang antara AS dan Tiongkok.

IHSG Selasa, 2 Oktober 2018, perdagangan pagi dibuka menguat sebanyak 2,65 poin atau setara 0,0 persen ke posisi 5.947. Sedangkan LQ45 melonjak sebanyak 0,66 poin atau setara 0,1 persen ke posisi 942, dan JII melesat sebanyak 0,78 poin atau setara 0,1 persen ke posisi 663.

Pagi ini, seluruh sektor didominasi di zona hijau. Sektor manufaktur naik sebanyak 4,06 poin, sektor pertambangan menguat sebanyak 3,08 poin, sektor perdagangan melesat 0,42 poin, dan sektor properti terangkat 0,04 poin. Sedangkan sektor infrastruktur melemah sebanyak 4,95 poin dan sektor konsumer turun 0,02 poin.

Adapun volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 216 juta lembar saham senilai Rp209 miliar. Sebanyak 126 saham tercatat melesat, sebanyak 59 saham terpantau tertekan, sebanyak 134 saham tidak berubah, dan sebanyak 341 saham tidak mengalami perdagangan.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 192,90 poin atau 0,73 persen menjadi berakhir di 26.651,21 poin. Indeks S&P 500 meningkat 10,61 poin atau 0,36 persen menjadi ditutup di 2.924,59 poin. Sedangkan Indeks Komposit Nasdaq turun 9,05 poin atau 0,11 persen, menjadi berakhir di 8.037,30 poin.

Saham Ford dan General Motors keduanya melonjak lebih dari satu persen menyusul berita kesepakatan perdagangan trilateral. Saham-saham sensitif perdagangan seperti Boeing juga ditutup 2,79 persen lebih tinggi.

Kanada dan Amerika Serikat mencapai kesepakatan, bersama Meksiko untuk perjanjian perdagangan bebas baru, yang disebut Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (USMCA), menurut pernyataan bersama dari AS dan Kanada/ USMCA akan menggantikan NAFTA yang berusia 24 tahun.

(ABD)