IHSG Terkoreksi di Awal Pekan

Ilustrasi. (FOTO: MI/Usman Iskandar)

Jakarta: Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan pagi ini berbalik arah ke zona merah setelah sebelumnya stabil menguat.

Pantauan Medcom.id, Senin, 1 Oktober 2018, IHSG melemah 3,657 poin atau setara 0,061 persen ke posisi 5.972. IHSG pada bel pembukaan perdagangan sempat tertekan ke level 5.950.

Adapun volume perdagangan pagi ini tercatat sebanyak 513,2 juta lembar senilai Rp260,7 miliar. Sebanyak 121 saham menguat, 86 saham melemah, 99 saham stagnan, dan terjadi 18.187 kali frekuensi.

Sementara itu indeks saham unggulan LQ45 naik 2,53 poin atau setara 0,3 persen ke posisi 948. Senada indeks JII naik 1,71 poin atau setara 0,3 persen ke posisi 666.

Pagi ini sektor agri, konsumer, manufaktur, dan perdagangan berada di zona merah. Sementara sektor pertambangan menjadi yang paling menguat sebesar 6,73 poin.

Vice President Research Department PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi inflasi akan berada dalam kondisi terkendali. Sehingga menopang gerak IHSG hari ini.

“Hari ini IHSG berpotensi menguat,” kata William dalam riset hariannya, Senin, 1 Oktober 2018.

Selain itu, lanjut William, penantian terhadap rilis kinerja emiten sepanjang kuartal ketiga juga akan turut mewarnai pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang. Diharapkan pola-pola tersebut merupakan pola penguatan.

“Hari ini prediksi IHSG akan bergerak di level 5.811 sampai 6.123,” sebut dia.

(AHL)