IHSG Terpuruk di 5.882

IHSG. Dok: MI.

Jakarta :Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk pada hari ini. IHSG anjlok setelah sentimen perang dagang AS dan Tiongkok belum menemukan titik temu.

IHSG, Senin, 24 September 2018 tercatat melemah 75,52 poin dengan berada pada 5.882. Volume perdagangan mencapai 6,9 miliar lembar saham dengan nilai mencapai Rp4,6 triliun. Sebanyak 119 saham naik dan 278 saham turun.

Analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan setelah menguat 2,1 persen selama tiga hari atau 146 poin, hari ini IHSG diprediksi kembali terkena aksi profit taking. Ia menaksir IHSG akan bergerak di rentang 5.914-5.985.

“IHSG diperkirakan berpeluang terkena profit taking menyusul kejatuhan EIDO, emas, timah, dan crude palm oil (CPO),” kata Edwin dalam riset hariannya, Senin, 24 September 2018.

Edwin menjelaskan pelemahan ini diperkirakan berlanjut karena banyaknya agenda ekonomi pekan ini. Beberapa di antaranya Amerika Serikat (AS) mulai menerapkan tarif untuk produk impor asal Tiongkok pada 24 September 2018.

“Dimulai dari 24 September 2018, mulai diberlakukannya tarif untuk produk impor asal Tiongkok senilai USD200 miliar. Amerika akan mengenakan tarif 10 persen hingga akhir tahun, dan pada 1 Januari 2019 tarif akan naik menjadi 25 persen,” jelas Edwin.
(SAW)