Rupiah Sore Ditutup Melesat ke Rp14.816/USD

Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Jumat sore atau di akhir pekan terus menunjukkan taringnya dibandingkan dengan perdagangan pada pagi tadi di posisi Rp14.820 per USD. Intervensi yang dilakukan Bank Indonesia dan mulai masuknya arus modal ke Indonesia mendorong rupiah tidak mudah terhempas melemah.

Mengutip Bloomberg, Jumat, 21 September 2018, perdagangan sore ditutup melesat sebanyak 32,5 poin atau setara 0,22 persen ke posisi Rp14.816 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp14.800 hingga Rp14.837 per USD dengan year to date return di 9,31 persen.

Sementara itu, nilai tukar rupiah menurut Yahoo Finance berada di posisi Rp14.602 per USD. Sedangkan menurut Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.824 per USD.

Sebelumnya, gerak USD tergelincir pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB) pada peningkatan risk appetite dan ekspektasi kemungkinan pengetatan kebijakan moneter oleh Federal Reserve AS. Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama turun 0,66 persen menjadi 93,9145.

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi USD1,1775 dibandingkan dengan USD1,1674 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,3267 dibandingkan dengan USD1,3145 di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7290 dibandingkan dengan USD0,7265.

Sedangkan USD membeli 112,46 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 112,25 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD turun menjadi 0,9595 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9670 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2911 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,2917 dolar Kanada.

USD turun sebanyak 0,9 persen terhadap euro dan pound Inggris, serta tertekan lebih dari 0,8 persen terhadap franc Swiss. Federal Reserve AS diperkirakan menaikkan suku bunga lagi pada pertemuan mendatang di Komite Pasar Terbuka Federal dari 25-26 September.

(ABD)